Cara menyiapkan sampel tanah

Cara Menyiapkan Sampel Tanah untuk Beberapa Analisis Tanah

1.      Analisis Nitrogen, Pospor, dan Kalium (NPK)

  • Sampel tanah yang digunakan adalah sampel tanah terganggu. Oleh karena kadar N,P, dan K dalam tanah berbeda-beda pada setiap kedalaman, maka meskipun termasuk sampel tanah terganggu, untuk menyamakan ketebalan/kedalaman sampel tanah, kita gunakan ring sampel, sehingga data yang akan diperoleh tidak jauh berbeda-beda pada setiap ulangan.
  • Beberapa hal penting dalam pengambilan sampel menggunakan ring sampel:
    • Ring harus selalu tegah lurus dengan permukaan tanah.
    • Ring dibenamkan ke dalam tanah dengan cara memukul mulut ring bagian atas.
    • Pengambilan ring yang telah dibenamkan tersebut dengan cara mencungkil tanah di luar ring.  Jangan sampai sampel dalam ring ke luar.
    • Tanah yang berada di luar mulut ring, diratakan.
    • Semua sampel tanah dihomogenkan dalam suatu wadah.
    • Sebelum dianalisis, sampel disaring (maksimal ukuran diameter 2 mm). Kemudian, dikering anginkan (tidak terkena sinar matarahari langsung untuk mengurangi penguapan karena mempengaruhi data) hingga kadar airnya rendah. Sampel-sampel yang akan dianalisis harus dihomogenkan terlebih dahulu.

2.      Bahan Organik

  • Sama seperti Analisis NPK, termasuk sampel tanah terganggu.
  • Sampel diambil sebanyak mungkin agar mewakili kondisi di lapangan, dan mengantisipasi agar tidak kembali ke lapangan jika terjadi kesalahan saat analisis.
  • Sampel tanah dari lapangan disaring maksimal berukuran 2 mm.
  • Sampel dikeringanginkan tanpa terpaan sinar matahari langsung, untuk mengurangi penguapan.
  • Semua sampel dicampur sehingga homogen.

3.      Berat Volume (BV) Tanah

  • Jenis sampel terganggu
  • Diambil menggunakan ring
  • Sampel diambil sebanyak-banyaknya sesuai kebutuhan
  • Sampel tanah dikeringkan hingga kadar lengas 0%

4.      Stabilitas Agregat

  • Jenis sampel tidak terganggu
  • Sampel tanah diambil menggunakan ring sampel
  • Setiap ring dibungkus kencang dengan plastik/media lainnya, pada mulut ring, agar agregat tanah tidak terganggu.
  • Sampel tanah diambil sebanyak-banyaknya sesuai kebutuhan
  • Saat dibawa dari lapangan menuju laboratorium, hindari guncangan yang dapat menggetarkan sampel hingga merusak agregat tanah.
  • Saat mengeluarkan sampel tanah dari ring, harus hati-hati, jangan sampai merusak agregat tanah.

5.      Biologi (Respirasi Mikrobia)

  • Jenis sampel terganggu
  • Sampel dapat berupa tanah yang diambil menggunakan ring sampel, atau tanah yang menempel di akar tanaman dan yang terjatuh dari akar saat tanaman dicabut.
  • Sampel tanah dimasukkan ke media (misal coolbox/kotak pendingin) agar mikrobia tidak dapat beraktifitas selama sebelum dianalisis (selama dibawa menuju laboratorium).

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s